Lolos ke Semifinal, Gareth Southgate sanjung Para Pemainnya

Lolos ke Semifinal, Gareth Southgate sanjung Para Pemainnya

Tim Nasional Inggris berhasil melangkah ke babak semifinal Piala Dunia tahun ini selepas mengalahkan Swedia lewat skor telak 2-0 pada babak perempat final. Manajer The Three Lions, Gareth Southgate, tak bisa memungkiri rasa bangga yang dia rasakan saat ini, dan sang manajer pun menyanjung performa para pemainnya.

Lolos ke Semifinal, Gareth Southgate sanjung Para Pemainnya

Sebagaimana diketahui, Tim Nasional Inggris sejak awal memang digadang-gadang mampu melangkah jauh di ajang Piala dunia tahun ini. Mereka pun mengawali kompetisi dengan hasil yang luar biasa, mulai dari kemenangan telak 3-0 atas Tunisia, dan 6-1 atas Panama. Sempat kalah melawan Belgia pada pertandingan terakhir fase Group, tapi Inggris tetap berhak melaju ke babak gugur sebagai runner up.

Pada babak 16 besar, inggris berhasil menyingkirkan Kolombia, kemudian mereka melaju ke babak perempat final dan berhadapan dengan Swedia. Kendati Swedia sendiri menutup rapat pertahanan mereka dan hanya mengandalkan serangan balik, tapi tim arahan Gareth Southgate tetap mampu mengemas kemenangan dengan skor akhir 2-0, berkat gol yang dicetak oleh Harry Maguire dan Dele Alli.

Berkat kemenangan tersebut, Timnas Inggris pun melaju ke babak semifinal. Terkait dengan keberhasilan ini, Manajer Gareth Southgate merasa bangga dan menyanjung performa para pemainnya yang tampil konsisten sejak awal sampai babak perempat final kemarin.

“Adalah hak istimewa yang luar biasa untuk menjadi manajer Inggris, jadi bisa membawa tim sejauh ini dan mengenali orang-orang yang telah melakukannya di masa lalu, mereka adalah orang-orang yang saya junjung tinggi,”

“Sebelum pertandingan, kami punya keinginan untuk bertahan di sini satu minggu lagi. Selanjutnya terserah pada kami untuk memainkan sepakbola yang mana. Saya sangat bangga dengan apa yang telah dilakukan oleh semua staf dan pemain. Kami menghadapi lawan yang identitasnya jelas dan kebersamaannya terkadang terlalu berat untuk kami tangani selama bertahun-tahun.” katanya kepada wartawan.

Ini Adalah Semifinal pertama bagi Inggris sejak 28 tahun terakhir, dan di babak semifinal nanti mereka akan berhadapan dengan salah satu tim favorit, Kroasia.

Luka Modric Waspadai Bola Mati Timnas Inggris

Luka Modric Waspadai Bola Mati Timnas Inggris

Tim Nasional Kroasia dipastikan akan berhadapan dengan Inggris pada babak semifinal Piala dunia tahun ini. Melupakan kemenangan sulit atas Rusia , gelandang Luka Modric meminta timnya untuk benar-benar mewaspadai taktik bola mati yang jadi adalan The Three Lions sepanjang kesertaan mereka di ajang empat tahunan ini.

Luka Modric Waspadai Bola Mati Timnas Inggris

Seperti diketahui, Tim Nasional Kroasia berhasil mengeliminasi tuan rumah Rusia dari ajang Piala dunia tahun ini lewat drama adu penalti. Pada pertandingan tersebut, Kroasia pada awalnya tertinggal 0-1, lalu berhasil menyamakan kedudukan jadi 1-1. Skor bertahan sampai 90 menit, dan pertandingan dilanjutkan lewat babak tambahan 2×15 menit.

Kroasia kemudian berbalik unggul 2-1 pada menit ke-105, sepuluh menit berselang, Rusia menyamakan kedudukan, memaksa kedua tim melanjutkan pertandingan ke babak adu penalti untuk menentukan siapa yang berhak melaju ke babak Semifinal. Dalam drama adu penalti, Kroasia menang setelah dua penendang Rusia gagal mencetak gol .

Tentu saja kemenangan dramatis itu sangat membanggakan bagi Kroasia, tapi mereka juga tak boleh terlarut dalam euforia, karena selanjutnya ada Inggris yang menanti di babak semifinal. Inggris sendiri sebelumnya berhasil menyingkirkan Swedia, dengan dua gol tanpa balas. Dua gol yang masing-masing disarankan Dele Alli dan Harry Maguire tercipta dalam situasi bola mati.

Karenanya, Gelandang sekaligus Kapten Kroasia Luka Modric menyarankan timnya untuk sangat mewaspadai taktik bola mati Tim Tiga singa pada pertandingan semifinal nanti.

“Kami menduga ini akan jadi pertandingan yang sangat sulit, ketat dan menuntut, seperti setiap laga di Piala Dunia. Kami harus menikmati momen ini dan kemudian fokus menghadapi Inggris. Saya yakin kami akan siap. Kami telah menyaksikan laga mereka hari ini [melawan Swedia] dan melihat betapa bagusnya mereka dalam situasi bola mati.”

“Kami harus memperbaiki cara kami bertahan dalam menghadapi bola mati mulai dari sekarang dan Rabu, mengingat kami kebobolan satu gol dari situasi tersebut di partai hari ini.” Demikian ujar modric kepada reporter.

AC Milan Resmi Datangkan Alen Halilovic

AC Milan Resmi Datangkan Alen Halilovic

Sanksi yang dijatuhkan UEFA beberapa waktu lalu nampaknya sama sekali tak membuat AC milan takut mendatangkan amunisi anyar lagi pada bursa transfer musim panas tahun ini. Terbukti, mereka baru saja berhasil mendaratkan bintang muda Kroasia, Alen Halilovic dari klub papan tengah bundesliga Jerman, Hamburg SV.

AC Milan Resmi Datangkan Alen Halilovic

Alen Halilovic, duunya dikenal sebagai salah satu talenta berbakat milik Kroasia, bahkan banyak yang menjulukinya sebagai ‘Messi dari Balkan’, karena Kroasia itu sendiri dijuluki Negara Balkan. Barcelona kemudian mendaratkan sang pemain pada bursa transfer musim panas tahun 2014, namun sayang Halilovic begitu kesulitan menembus skuat utama Raksasa Catalan.

Sempat bermain bagi tim Barcelona B Sebelum kemudian dipinjamkan ke Sporting Gijon selama satu musim. Pemain berusia 22 tahun tersebut pada akhirnya benar-benar meninggalkan barcelona pada musim panas tahun 2016 dan bergabung dengan tim papan tengah Bundesliga Jerman, Hamburg SV. Sejak awal, Halilovic diikat dengan kontrak berdurasi 2020 mendatang.

Artinya saat ini kontrak tersebut masih tersisa dua tahun lagi, namun Agen transfer sang pemain memutus kontrak dengan Hamburg dan memutuskan kliennya pindah ke klub raksasa Serie A italia, AC milan. Kabar kedatangan halilovic kemudian dikonfirmasi oleh pihak AC milan lewat situs resminya, dimana talenta muda Kroasia itu mereka ikat dengan kontrak berdurasi sampai tahun 2021 mendatang.

“AC Milan mengumumkan perekrutan Alen Halilovic dari Hamburger SV. Gelandang Kroasia menandatangani kontrak tiga tahun sampai 30 Juni 2021.”

Sebagai informasi, Halilovic bukan pemain pertama yang resmi didatangkan oleh Milan ke San Siro pada musim panas ini. Rossoneri sebelumnya telah mendatangkan dua pemain. Yang pertama adalah kiper Pepe Reina. ia didatangkan dari Napoli secara gratis.

AC milan sendiri dijatuhi sanksi oleh UEFA baru-baru ini terkait dengan aktivitas mereka pada bursa transfer musim panas kemarin. Sanksi tersebut membuat AC Milan batal bermain di pentas Liga Europa musim depan.

Baru Gabung Inter, Nainggolan Sudah Alami Kecelakaan

Baru Gabung Inter, Nainggolan Sudah Alami Kecelakaan

Gelandang asal Belgia, Radja Nainggolan, baru saja resmi diperkenalkan sebagai penggawa anyar Inter milan, setelah tercapainya kesepakatan dengan kubu AS Roma. Namun, baru saja merapat ke klub Milan tersebut, Nainggolan sudah ditimpa musibah. Ya, pemain berdarah Indonesia tersebut mengalami kecelakaan.

Baru Gabung Inter, Nainggolan Sudah Alami Kecelakaan

Sebagaimana diketahui, Radja nainggolan memang sudah sejak beberapa bulan terakhir diisukan bakal bergabung dengan Inter milan. Menurut kabar yang terdengar, AS Roma tidak bersedia memenuhi permintaan Nainggolan dalam kontrak barunya. Akhirnya hal tersebut membuat nainggolan merasa kecewa.

Situasi ini kemudian dimanfaatkan oleh Inter milan, dan pada akhirnya mereka berhasil mendatangkan mantan pemain cagliari tersebut. Sosok berusia 30 tahun itu telah resmi diperkenalkan oleh Inter Milan baru-baru ini, dan tentu saja seiring dengannya, Nainggolan pindah menetap di Kota milan.

Baru saja resmi menjadi pemain Inter Milan, Nainggolan sudah ditimpa musibah yang tak menyenangkan. Ya, pemain berdarah Indonesia itu mengalami kecelakaan saat sedang mengendarai mobil pribadinya. Football Italia melansir bahwa sang pemain berusia 30 tahun mengalami kecelakaan saat mengendarai mobil di jalan A1 dekan Arezzo, Italia bagian utara.

Insiden itu muncul setelah Nainggolan diklaim kehilangan kontrol saat mengemudi mobil Ferrari GtC 4 Lusso miliknya. Selain diberitakan lolos dari cedera, eks penggawa AS Roma tersebut juga dinilai dalam kondisi sehat untuk berkonsultasi dengan bantuan di pinggir jalan.

Nainggolan sendiri ditebus Inter Milan lewat kocek sebesar 24 Juta Euro, dan diikat kontrak berdurasi tiga tahun, atau sampai tahun 2021 mendatang. Kedatangan Nainggolan bisa jadi tambahan yang bagus bagi skuat arahan Luciano Spalletti yang pada faktanya akan bermain di ajang Liga champions Eropa musim depan.

Sedangkan AS Roma sendiri telah mendaratkan gelandang Argentina, Javier Pastore yang diyakini akan menggantikan peranan Nainggolan musim depan.

Agen Ronaldo Turut Panaskan Rumor Transfer ke Juventus

Agen Ronaldo Turut Panaskan Rumor Transfer ke Juventus

Isu transfer Mega Bintang Portugal, Cristiano Ronaldo menuju Juventus semakin menjadi-jadi saja semakin hari. Beragam laporan muncul terkait dengan detil transfer tersebut, dan Agen Transfer Cristiano Ronaldo, Jorge Mendes seolah ikut memperpanas rumor yang terdengar selama ini.

Agen Ronaldo Turut Panaskan Rumor Transfer ke Juventus

Ya, Rumor Kepergian Cristiano Ronaldo dari Real Madrid sejatinya memang sudah mengemuka sejak partai final Liga Champions Eropa kemarin. Selepas pertandingan melawan liverpool, Bintang portugal tersebut mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat ini dia akan mengumumkan masa depannya di Real Madrid.

Pernyataan sang pemain itu memunculkan banyak spekulasi di media-media Eropa. Seiring dengannya tentu saja muncul sejumlah nama raksasa Eropa yang dikaitkan dengan masa depan Ronaldo, diantaranya Paris Saint-Germain, Manchester united dan juara bertahan Serie A Italia, Juventus. Ya, Bianconneri diyakini jadi salah satu alternatif Cristiano Ronaldo musim depan.

Pada awalnya,banyak yang menganggap hal tersebut hanya rumor belaka, tapi belakangan ini muncul laporan demi laporan yang menguatkan kepindahan ronaldo menuju Turin. Kabarnya, Juventus sudah sepakat untuk menebus banderol Ronaldo seharga 100 Juta Euro dan siap memenuhi permintaan gaji 30 juta Euro per musim dari bintang berusia 33 tahun tersebut.

Mantan direktur Juventus, Luciano Moggi, yang pada awalnya sempat tidak percaya dengan rumor tersebut bahkan mengklaim bahwa kesepakatan telah tercapai antara kedua pihak, dan Ronaldo akan menjalani tes medis di Munich, Jerman. Tak sampai disitu, Agen Transfer Ronaldo, Jorge Mendes juga turut memperpanas isu transfer ini.

“Jika Cristiano Ronaldo meninggalkan Real Madrid, ia akan senantiasa berterima kasih kepada klub, presiden, segenap tim, staf medis dan suporter di seluruh dunia. Ia akan memulai babak brilian dan tantangan lainnya dalam kariernya.” ungkap Mendes kepada Record.

Ronaldo saat ini sudah bisa mulai mengambil langkah soal masa depannya setelah menyudahi kampanye bersama Portugal di babak 16 besar Piala Dunia 2018.

Barcelona Kembali Ajukan Tawaran Untuk Willian

Barcelona Kembali Ajukan Tawaran Untuk Willian

Juara bertahan La Liga Spanyol, FC Barcelona, dilaporkan kembali berencana untuk mendatangkan winger cepat asal Brazil pada bursa transfer musim panas tahun ini. Raksasa Catalan diyakini telah mengajukan tawaran resmi kepada Chelsea untuk sang pemain, dengan nilai tentu saja lebih tinggi dari tawaran sebelumnya.

Barcelona Kembali Ajukan Tawaran Untuk Willian

Sebagai informasi, sebenarnya, barcelona sudah berminat terhadap servis penggawa Brazil tersebut sejak dua tahun lalu, bahkan berdasarkan kabar yang terdengar, Raksasa Catalan pernah mengajukan tawaran kepada Chelsea untuk pemain berambut kribo tersebut pada musim panas kemarin. Namun, pada akhirnya tawaran tersebut berujung pada penolakan.

Willian Sendiri dipercaya masih tertarik dengan peluang membela Barcelona, menyusul rekan satu timnya, Philippe coutinho yang telah resmi merapat ke Camp Nou pada musim dingin januari kemarin. Nah, memanfaatkan ketertarikan winger Brazil tersebut, Barcelona dipercaya kembali bergerak pada musim panas ini untuk mencoba mendatangkan Willian.

Raksasa Catalan dipercaya semakin kepincut dengan penampilan sang pemain setelah menyaksikannya tampil gemilang di ajang Piala dunia 2018 ini bersama dengan Tim Nasional Brazil. Karenanya, Barcelona pun melayangkan tawaran anyar kepada Willian.

Chelsea sendiri kabarnya menanggapi dingin minat Barcelona tersebut. Untuk itu mereka menolak tawaran perdana juara La Liga itu beberapa hari yang lalu. Meski demikian, Penolakan Chelsea itu kabarnya tidak membuat Barcelona patah arang. Dilansir The Daily Mail, Las Azulgrana akan mengajukan tawaran baru untuk sang pemain dalam waktu dekat.

Sebelumnya Barcelona sudah menawarkan uang sebesar 50 juta pounds untuk sang winger, namun tawaran itu ditolak mentah-mentah oleh Chelsea.Chelsea kabarnya menginginkan sekitar 80 juta pounds untuk Willian. Alhasil Barca diminta kembali dengan tawaran yang lebih baik jika mereka serius dengan Willian.

Willian sendiri saat ini tengah bersiap untuk menghadapi Timnas Belgia pada babak perempat final Piala dunia 2018.

Blaise Matuidi Siap Sambut Cristiano Ronaldo di Juve

Blaise Matuidi Siap Sambut Cristiano Ronaldo di Juve

Spekulasi transfer Cristiano Ronaldo menuju Juventus yang kian berhembus kencang belakangan ini turut memancing komentar sejumlah pihak, termasuk diantaranya gelandang Blaise Matuidi. Menurut penggawa Timnas prancis ini, akan luar biasa jika memang Ronaldo menjadi rekan satu timnya di Juventus.

Blaise Matuidi Siap Sambut Cristiano Ronaldo di Juve

Sebagaimana diketahui, Cristiano Ronaldo memang telah mengundang media-media Eropa untuk berspekulasi menyusul pernyataannya selepas partai final Liga Champions Eropa melawan Liverpool beberapa waktu lalu. Dalam pernyataannya, Bintang Portugal tersebut mengaku akan segera mengungkapkan kelanjutan karirnya di Real Madrid dalam waktu dekat ini.

Sejak saat itu, isu kepindahan Cristiano Ronaldo dari Santiago bernabeu pada bursa transfer musim panas tahun ini terus mengemuka. Ada Juventus, Paris Saint-Germain, sampai Manchester United kemudian dikaitkan dengan masa depan sosok berusia 33 tahun tersebut. Dan berdasarkan kabar yang terdengar, juara bertahan Serie A italia, Juventus adalah kandidat terkuat labuhan baru Ronaldo musim depan.

Pada awalnya, banyak yang meragukan isu kepindahan Cristiano Ronaldo ke Juventus, namun belakangan ini isu tersebut justru semakin kencang terdengar. Juventus diyakini siap menebus banderol ronaldo yang menyentuh angka 100 juta euro, dan siap memenuhi tuntutan gaji 30 juta Euro per musim yang jadi permintaan bintang berusia 33 tahun tersebut.

Tak sampai disitu, Cristiano Ronaldo juga dikabarkan telah mengirimkan seseorang kepercayaannya untuk mencari tempat bermukim di Kota Turin. Jika memang benar demikian, gelandang Juventus Blaise Matuidi akan jadi salah satu pemain yang siap menyambut kedatangan Ronaldo di Turin.

“Kami berada di Piala Dunia, Ya, saya sudah mendengar beritanya, tetapi untuk sekarang ini hanya rumor. Saya tidak akan berbohong, alangkah baiknya memiliki salah satu pemain terbaik di dunia di Juventus. Ini akan terasa fantastis bagi klub dan kami pemain Juventus. Namun saya dengan bersama Prancis sekarang dan ada hal lain yang perlu dipikirkan,” kata Matuidi.

Eric Cantona Turut Kecam Aksi Diving Neymar

Eric Cantona Turut Kecam Aksi Diving Neymar

Reaksi Berlebihan yang diperlihatkan Neymar saat dilanggar bek Meksiko pada pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2018 beberapa waktu lalu sejatinya benar-benar mengundang kecaman dan kritik dari berbagai pihak. Legenda Prancis dan Manchester United, Eric Cantona juga turut mengecam tindakan bintang Brazil tersebut.

Eric Cantona Turut Kecam Aksi Diving Neymar

Sebagaimana diketahui, Neymar memang bermain sebagai starter dalam pertandingan babak 16 besar Piala dunia 2018 melawan Meksiko, selasa malam WIB kemarin (3/6) waktu setempat. Dalam pertandingan tersebut, mantan bintang Barcelona ini tampil gemilang dengan mengemas satu gol dan satu assist dalam kemenangan telak 2-0 yang diraih tim Samba.

Namun, ada sebuah momen di atas lapangan yang mencoreng performa gemilang pemain paris Saint-Germain tersebut. Adalah saat dirinya memperlihatkan reaksi yang berlebihan kala dilanggar salah seorang pemain Meksiko, Layun. Sebenarnya, Layun sendiri saat itu tak bermaksud melanggar Neymar, dia terlihat tak sengaja menginjak kaki pemain Brazil itu saat akan mengambil bola.

Akan tetapi, reaksi berlebihan yang diperlihatkan Neymar kemudian membuat wasit yang memimpin pertandingan tersebut memberikan kartu kuning kepada Layun. Reaksi berlebihan inilah yang pada akhirnya memunculkan kecaman dan kritik dari berbagai pihak, salah satunya legenda Prancis dan Manchester United, Eric Cantona.

Bahkan, Cantona menamai Koper Barunya dengan nama Neymar, lantaran bisa berputar sendiri tanpa disentuh. Dia juga menyebut pemain termahal dunia itu memiliki bakat menjadi seorang aktor.

“Ini adalah koper baru saya. Saya menamainya Neymar. Karena warnanya, tapi utamanya karena ini (memutar koper): Anda hampir tak menyentuhnya dan koper ini terus berputar dan berputar selama berjam-jam. Ngomong ngomong, Neymar, Anda adalah pemain hebat dan aktor hebat. Tetapi berhati-hatilah dengan kesalahan yang terus berlanjut. Jika Anda dihajar di bahu kanan, Anda tidak bisa menangis kesakitan memegang pipi kiri Anda!

Argentina tersingkir, Lionel Messi Paling Terluka

Argentina tersingkir, Lionel Messi Paling Terluka

Tim Nasional Argentina telah resmi tersingkir dari ajang Piala Dunia 2018 setelah telan kekalahan tipis 3-4 dari Prancis pada babak 16 besar. Para pemain tentu saja kecewa dengan kegagalan ini, dan diklaim striker Sergio Aguero, Kapten Lionel Messi adalah pihak yang merasa paling terluka.

Argentina tersingkir, Lionel Messi Paling Terluka

Sebagaimana diketahui, tim Nasional Argentina didapuk jadi salah satu favorit pada ajang Piala Dunia 2018 ini, menyusul materi pemain bintang yang mereka miliki dan predikat sebagai runner up Piala Dunia 2014. Namun untuk mencapai babak 16 besar saja, skuat arahan Jorge Sampaoli ini terlihat sangat kesulitan.

Untung saja, mereka pada akhirnya berhasil mendapatkan tiket ke babak 16 besar setelah finish di urutan ke-2 klasemen akhir group D, selepas meraih kemenangan dramatis atas Nigeria pada laga pamungkas. Namun sayang berhadapan dengan Prancis di babak 16 besar, Argentina dipaksa angkat kaki setelah laga sengit tersebut dimenangkan Les Bleus lewat skor akhir 4-3.

Argentina tersingkir, para pemain tak terkecuali kapten sekaligus bintang utama Lionel Messi terlihat tertunduk lesu, kecewa berat, terluka dan menangis. Striker Argentina, Sergio Aguero mengungkapkan bahwa Messi adalah sosok yang paling terluka terkait dengan kegagalan Argentina ini, mengingat selama ini seluruh beban dan harapan tertuju pada pundaknya.

“Kami semua merasakan kepedihan, tapi lebih-lebih lagi Leo. Tentu saja dia jadi yang paling merasa terluka karena semua tekanan ada di pundaknya setiap tim nasional bermain. Ketika kami tumbang seperti ini, tidak banyak yang bisa kami jelaskan. Kami hanya bisa berterima kasih kepada seluruh fans yang datang ke sini dan memberikan dukungan mereka pada kami,” tandas penyerang milik Manchester City tersebut.

Dengan usianya yang sudah 30 tahun, sepertinya turnamen Piala Dunia 2018 ini akan jadi turnamen Piala Dunia terakhir bagi bintang berjuluk La Pulga tersebut, tak heran jika fakta itu membuat Messi semakin merasa kecewa. Namun sampai saat ini masih belum ada pengumuman resmi dari Messi terkait dengan kelanjutannya bersama timnas Argentina.

Buat Spanyol Angkat Kaki, Ini Kata Kiper Rusia

Buat Spanyol Angkat Kaki, Ini Kata Kiper Rusia

Tim Tuan Rumah Rusia harus berterima kasih kepada penjaga gawang mereka, Igor Akinfeef yang menepis dua tendangan penalti Spanyol dalam babak adu penalti di 16 besar Piala Dunia 2018. Terkait dengan performa gemilangnya yang membuat Spanyol tersingkir, apa kata pemain berusia 32 tahun tersebut ?

Buat Spanyol Angkat Kaki, Ini Kata Kiper Rusia

Sebagaimana diketahui, Tim Nasional Spanyol yang finish sebagai pemuncak klasemen akhir Group B memang dihadapkan dengan Tuan Rumah Rusia yang di lain sisi hanya berhasil finish di peringkat ke-2 pada klasemen akhir Group A. Tentu saja, di atas kertas, Timnas Spanyol lebih diunggulkan meraih kemenangan pada pertandingan melawan Rusia.

Selain karena mereka memiliki materi pemain bintang berlimpah, La Furia Roja juga faktanya masih menyandang predikat sebagai juara Piala dunia 2010, dan finish sebagai juara group A. Spanyol kemudian berhasil unggul lebih dulu dalam pertandingan tersebut melalui gol bunuh diri salah seorang pemain Rusia.

Untung saja, Sbornaya kemudian mencatatkan gol penyama kedudukan bagi rusia lewat titik putih penalti. Skor imbang 1-1 kemudian bertahan sampai laga usai, begitu juga di dua babak tambahan selama 2×15 menit. Sehingga fakta tersebut memaksa kedua tim bermain di babak adu penalti.

Nah, pada babak inilah Akinfeev tampil gemilang dengan menepis dua tendangan penalti timnas Spanyol, sementara De Gea yang jadi kiper la Furia Roja kebobolan empat gol. Hal tersebutpun membawa Rusia melaju ke babak perempat final.

Terkait dengan penampilan heroiknya tersebut, akinfeev sendiri memilih rendah hati dan menganggap dirinya hanya beruntung.

“Bagaimana Rusia bisa menyingkirkan Spanyol? Kami hanya beruntung, itu saja, Pada paruh kedua pertandingan dan babak perpanjangan waktu, kami hanya berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan kedudukan 1-1. Kami memaksakan laga berlangsung sampai adu penalti dan entah bagaimana itulah yang terjadi.”

“Yang berkompetisi adalah tim kami dan para penggemar kami. Sungguh, kami memiliki Piala Dunia yang fantastis!” ungkap Akinfeev disertai senyum lebar, seperti dilansir laman resmi FIFA.