Diego Maradona Anggap Messi Sudah Lakukan Tugasnya

Diego Maradona Anggap Messi Sudah Lakukan Tugasnya

Legenda Besar Argentina, Diego Maradona, turut membela performa buruk dan penalti gagal Bintang Barcelona, Lionel Messi dalam partai pembuka group D melawan Islandia akhir pekan kemarin. Menurutya, La Pulga sudah melakukan tugasnya, namun tidak berjalan dengan baik.

Diego Maradona Anggap Messi Sudah Lakukan Tugasnya

Sebagaimana diketahui, Tim Nasional Argentina memang gagal memenangkan pertandingan pertama mereka di babak penyisihan Group Piala dunia 2018. Berhadapan dengan Islandia, pada Sabtu (16/6), skuat arahan Jorge Sampaoli hanya mampu memetik satu angka saja dari hasil imbang 1-1.

Lionel Messi tampil mengecewakan dalam pertandingan tersebut, karena tak mampu mencetak gol ke gawang Islandia. Bahkan dari 11 tembakannya yang mengarah ke gawang, tak satupun yang berhasil mengubah skor pertandingan. Tak hanya itu, Messi juga gagal mengeksekusi penalti pada babak kedua.

Jika saja penalti tersebut berhasil dieksekusi Messi, kemungkinan besar timnas Argentina akan mengamankan poin penuh dari laga tersebut. Tentu saja hal ini membuat banyak pihak mengkritik bintang Barcelona. Terkait hal ini, Legenda Argentina Diego Maradona tidak tinggal diam. Yang bersangkutan membela Messi yang dinilai tampil buruk dalam pertandingan tersebut.

Menurutnya, gagal mengekskusi penalti adalah hal yang normal terjadi dalam dunia sepakbola, dan yang paling penting adalah Messi sudah melakukan tugasnya, hanya saja yang bersangkutan kurang beruntung.

“Saya gagal mengeksekusi lima penalti secara beruntun dan saya masih Diego Armando Maradona,” kata pemenang Piala Dunia 1986 itu. “Pertandingan dan dua poin yang hilang oleh tim tidak menjadi tanggung jawabnya.”

“Dia menunjukkan wajahnya dan memberikan semua yang harus dia berikan. Anak itu sudah melakukan tugasnya. Melihat dia di lapangan, dia sangat marah. Sama seperti saya. Itu semua tentang dia, dia selalu harus selalu lepas dari kawalan dua pemain dan ketika dia melakukannya, tidak ada celah terbuka.” Demikian ujar Legenda yang pernah membawa Argentina juara dunia di tahun 1986 silam.

Diisukan Hengkang dari Chelsea, Ini Kata Kante

Diisukan Hengkang dari Chelsea, Ini Kata Kante

Gelandang Tim Nasional Prancis, N’Golo Kante, akhirnya angkat bicara perihal dengan klaim yang menyebut bahwa dia akan meninggalkan Chelsea pada bursa transfer musim panas tahun ini. Ditegaskan eks Leicester City, bahwa dia sama sekali tak memikirkan rumor transfer, karena fokusnya untuk Piala Dunia 2018.

Diisukan Hengkang dari Chelsea, Ini Kata Kante

Sebagaimana diketahui, N’Golo Kante bergabung dengan Chelsea pada bursa transfer musim panas tahun 2016 lalu, setelah sebelumnya berperan besar atas keberhasilan Leicester City memenangkan titel Premier League. Pada musim pertamanya di Chelsea, yang bersangkutan berhasil memenangkan trofi Premier league lagi, namun sayang, musim keduanya tak begitu bagus.

Chelsea tak hanya gagal mempertahankan trofi Premier League, tapi tim besutan antonio Conte tersebut juga gagal finish di empat besar klasemen akhir yang memaksa mereka absen pada ajang Liga Champions Eropa musim depan. Fakta tersebut dipercaya membuat sejumlah bintang The Blues akan meninggalkan Stamford Bridge pada musim panas ini, termasuk diantaranya gelandang Prancis, N’Golo Kante.

Mantan pemain Leicester City itu dipercaya akan mempertimbangkan tawaran yang datang dari raksasa Ligue 1 , Paris Saint-Germain, sebagaimana klub tersebut menawarkan caps bermain di ajang Liga Champions Eropa musim depan. Nah, menanggapi isu transfernya itu, Kante sendiri memilih untuk mengabaikannya.

Hal tersebut karena yang bersangkutan saat ini sepenuhnya fokus pada ajang Piala dunia 2018 bersama dengan Tim Nasional Prancis.

“Saya tidak memikirkan rumor-rumor itu, Hari ini saya masih pemain Chelsea dan itu adalah faktanya. Saat ini saya tengah bermain di Piala Dunia bersama Timnas Prancis dan hanya itu yang terpenting bagi saya.”

“Saya tidak memperhatikan semua yang mereka [Media] katakan mengenai situasi saya di klub saat ini.” ujar Kante kepada Goal International.

Kante musim lalu bermain sebanyak 47 kali bagi The Blues musim lalu.

Pique Kecam Kebiasaan Diving Cristiano Ronaldo

Pique Kecam Kebiasaan Diving Cristiano Ronaldo

Bek tengah Spanyol, Gerard Pique mengecam bintang sekaligus Kapten Tim Nasional Portugal, Cristiano Ronaldo menyusul hasil imbang kontra Tim Seleccao akhir pekan kemarin. Menurut bek Barcelona, Pentolan Real Madrid tersebut memiliki kebiasaan melakukan aksi Diving di saat genting.

Pique Kecam Kebiasaan Diving Cristiano Ronaldo

Seperti diketahui, Spanyol berhadapan dengan Portugal dalam laga pembuka Group B Piala dunia 2018, Sabtu dinihari WIB lalu (16/6) waktu setempat. Dalam pertandingan tersebut, La Furia Roja pada awalnya tertinggal oleh gol penalti Cristiano Ronaldo. Kemudian, Mereka sukses menyamakan kedudukan, dan kembali tertinggal 1-2 sebelum jeda pertandingan.

Pada babak kedua, Spanyol yang mendominasi penuh partai tersebut sukses membalas dengan dua gol, dan berbalik unggul 3-2. Sayangnya, di menit-menit akhir pertandingan, mereka kembali kebobolan oleh Cristiano Ronaldo lewat sepakan Free Kick yang memperdaya David De Gea. Kedua tim pun harus puas dengan satu angka.

Bek Barcelona, Gerard Pique adalah sosok dibalik pelanggaran terhadap Cristiano Ronaldo yang berbuah Free Kick dalam proses terjadinya gol ketiga bintang portugal itu. Selepas pertandingan, Pique justru menuding Ronaldo melakukan diving.

Menurutnya, pentolan Real Madrid itu memang terbiasa melakukan aksi diving untuk memperoleh keuntungan.

“Kami memiliki peluang lebih banyak. Mereka punya tiga tembakan dan mencetak tiga gol,”

“Pertandingan berjalan ke satu arah dan Anda harus menghadapinya. Mendapati laga pembuka Piala Dunia dengan penalti menghampiri Anda di menit kedua, maka Anda harus berada dalam perasaan yang bagus setelah pertandingan berjalan. Cristiano terbiasa gampang melakukan diving,” ujar Pique.

Karena hasil imbang tersebut, Spanyol kini berada di urutan ke-2 pada klasemen sementara. Mereka akan berhadapan dengan Iran yang memuncakki klasemen pada matchdays ke-2 nanti.

Thiago Siva Akui Siap Kembali ke Milan

Thiago Siva Akui Siap Kembali ke Milan

Bek Tim Nasional Brazil, Thiago Silva tidak bisa menolak kemungkinan untuk kembali membela raksasa Serie A Italia, AC Milan. Bahkan jika mungkin, Rossoneri akan jadi labuhan terakhir dalam karirnya sebagai pemain sepakbola sebelum gantung sepatu.

Thiago Siva Akui Siap Kembali ke Milan

Thiago Silva memang pernah membela AC Milan pada periode 2009 hingga 2012. Bahkan bisa dikatakan Rossoneri adalah klub yang membesarkan namanya, mengingat tim Seie A Italia tersebut telah merekrutnya dari klub Brazil, Fluminense pada bursa transfer musim panas tahun 2009.

Di tahun 2012, Thiago Silva memutuskan hengkang dari AC Milan, dan bergabung dengan raksasa Ligue 1 Prancis, Paris saint-Germain. Tentu saja banyak yang kecewa dengan keputusan Thiago Silva, terutama para fans AC Milan, mengingat yang bersangkutan adalah kapten klub dan sebelumnya pernah mengatakan bakal tetap bertahan di San Siro.

Tapi apapun itu, Thiago Silva sudah mencatatkan karir yang cukup gemilang bersama dengan Paris Saint-Germain. Hanya saja, setelah enam tahun berlalu ada isu yang menyebut bahwa Yang bersangkutan akan dilepas klub mengingat usia yang tak lagi muda.

Selain itu, Paris Saint-Germain juga dipercaya tengah menyeimbangkan finansial mereka setelah merogoh kocek sangat dalam untuk mendaratkan Neymar dan Mbappe tahun lalu. AC milan diyakini siap menampung kembali pemain Brazil ini. Terkait spekulasi tersebut, Thiago Silva sendiri mengaku sama sekali tak menutup kemungkinan untuk kembali ke San Siro.

“Milan ada di hati saya dan akan selamanya di sana, bagaimana saya bisa mengatakan ‘tidak’ kepada mereka? Tidak pernah mudah untuk berbicara tentang masa depan, tetapi tak ada yang mustahil di sepakbola. Segalanya mungkin. Kembali [ke Milan], mungkin untuk mengakhiri karir saya, akan menjadi hal yang indah.”

“Gattuso? Dia adalah pria sempurna untuk momen yang tepat dalam sejarah mereka. Saya penggemar berat [Milan] dan saya mengikuti mereka dengan penuh minat: sepakbola Italia dan Eropa membutuhkan Milan yang sejati,” Kata Thiago Silva kepada reporter.

AC Milan Akan Jadikan Juventus Sebagai Contoh

AC Milan Akan Jadikan Juventus Sebagai Contoh

CEO AC Milan, Marco Fassone mengakui bahwa Juventus sejatinya dua kali lipat lebih unggul dalam segala hal dari Klubnya, maupun sang rival Inter Milan. Karenanya, Sang CEO menegaskan bahwa Rossoneri akan berusaha untuk meniru cara Bianconneri dalam memperoleh kesuksesan yang luar biasa selama tujuh tahun terakhir ini.

AC Milan Akan Jadikan Juventus Sebagai Contoh

Sebagaimana diketahui, AC Milan dan Inter milan memang tidak lagi berjaya seperti dulu kala, terhitung sejak tahun 2012 silam. Mereka perlahan mundur dari perburuan gelar juara, bahkan untuk memenangkan satu tempat di empat besar saja, kedua tim ini sangat kesulitan.

Sementara itu di sisi lain, Juventus yang sempat terpuruk pasca skandal calciopoli yang membawa mereka sampai terdegradasi ke Serie B Italia justru meraih sukses pada periode tersebut. Bianconneri berhasil memenangkan tujuh trofi Scudetto dalam tujuh tahun terakhir, dan sempat lolos dua kali ke partai final Liga Champions Eropa.

Karenanya, CEO Milan Marco Fassone menganggap bahwa Rossoneri dan Inter Milan tertinggal dua kali lipat dari Juventus.Dan kepada Football Italia, yang bersangkutan menegaskan bahwa Klubnya akan berusaha meniru dan mengikuti jejak Juventus dalam membangun sistem mereka selama tujuh tahun terakhir ini.

“Kami tertinggal jika dibandingkan dengan Juventus, kami perlu mengambil petunjuk dari mereka dan mengintegrasikannya ke dalam sistem sepakbola secara keseluruhan, bukan hanya satu klub.”

“Tujuh Scudetto secara beruntun adalah hasil yang luar biasa bagi Juventus, meskipun itu kurang bagus untuk atmosfer persaingan di sepakbola Italia.”

“Dengan menyesal saya katakan Inter dan Milan hampir dua kali lipat tertinggal dari Juventus dan menjembatani kesenjangan tersebut tak akan mudah. Saya ulangi, kami akan mencoba untuk meniru mereka.” Tegas Fassone sebagaimana dilansir Football Italia.

Allegri Akui Dapat Tawaran dari Chelsea dan Real Madrid

Allegri Akui Dapat Tawaran dari Chelsea dan Real Madrid

Juru Taktik Juventus, Massimilliano Allegri, mengakui bahwa dia memang sempat mendapatkan tawaran dari dua raksasa Eropa, Chelsea dan Real Madrid, namun mantan pelatih AC Milan tersebut menolak untuk hengkang dari Turin.

Allegri Akui Dapat Tawaran dari Chelsea dan Real Madrid

Sebagaimana diketahui, Chelsea memang dipercaya tengah mencari manajer anyar pada kesempatan bursa transfer musim panas tahun ini setelah merasa kecewa dengan hasil kerja Antonio Conte sepanjang musim 2017/18 kemarin. Chelsea gagal dibawa pelatih asal Italia tersebut finish di empat besar klasemen akhir, sehingga yang bersangkutan kembali absen pada ajang Liga Champions Eropa musim depan.

Sementara itu, Real Madrid tengah mencari manajer anyar setelah pelatih mereka sebelumnya, Zinedine Zidane, secara mengejutkan memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala hanya selang beberapa hari saja selepas membawa Los Blancos menjuarai titel Liga Champions Eropa untuk kali ketiga secara beruntun dalam tiga musim terakhir.

Allegri dianggap sebagai salah satu incaran kedua klub tersebut, namun pada akhirnya tidak satupun dari klub tersebut yang mencapai kesepakatan dengan pelatih asal Italia. Terkait hal ini, Allegri sendiri membenarkan bahwa dia memang sempat mendapatkan tawaran dari kedua raksasa eropa tersebut, hanya saja dia sudah senang dengan pekerjaannya di Juventus, sama sekali tak berencana meninggalkan Turin.

“Apakah saya katakan tidak untuk dua klub itu? Anggap saja saya sudah mengatakan ia kepada Juventus, menghormati kesepakatan yang saya buat dengan dewan, Saya berterima kasih kepada presiden Florentino Perez karena telah mempertimbangkan saya.”

“Saya selalu suka dengan rencana-rencana Juventus, yang diperbarui di setiap tahunnya dengan tujuan untuk selalu juara. Saya akan terus melakukan perkembangan yang telah kami mulai sejak empat tahun lalu, bersama [Beppe] Marotta, [Fabio] Paratici, [Pavel] Nedved, dan presiden klub.” ujar Allegri kepada Sky Sport.

Dele Alli akan Dapatkan Kontrak Baru di Tottenham

Dele Alli akan Dapatkan Kontrak Baru di Tottenham

Gelandang berbakat Tim Nasional Inggris, Dele Alli dipercaya tidak akan meninggalkan Tottenham Hotspur pada bursa transfer musim panas tahun ini. Pemain berusia 23 tahun itu diyakini akan kenyepakati kontrak baru di Klub London Utara, menyusul langkah rekan satu timnya, Harry Kane.

Dele Alli akan Dapatkan Kontrak Baru di Tottenham

Sebagaimana diketahui, Dele Alli merupakan salah satu bintang yang diandalkan Tottenham Hotspur dalam tiga musim terakhir ini, tentu saja bersama dengan harry Kane, dan sederet pemain muda lainnya. Dia memegang peranan yang cukup penting di lini tengah skuat arahan Mauricio Pochettino, membantu klub memenangkan tiket ke ajang liga champions eropa dalam tiga musim terakhir ini.

Tak heran jika bakat dan potensi yang dimiliki Dele Alli membuat sejumlah pihak merasa tertarik. Belakangan, ada Real Madrid, Paris Saint-Germain, Juventus, Bayern Munchen sampai Chelsea yang dipercaya tertarik mendapatkan servis Dele Alli pada brusa transfer musim panas tahun ini.

Sebagaimana Dilansir Evening Standard, saat ini Alli mendapat gaji sekitar £60.000 per pekannya. Pemain berusia 22 tahun itu kemungkinan besar akan mendapatkan kenaikan gaji menjadi £100.000 per pekannya, sama dengan yang diterima Harry Kane.

Tottenham, yang sudah memberikan kontrak baru untuk manajer Mauricio Pochettino dan Kane, kabarnya memiliki harapan agar perpanjangan masa pengabdian Alli akan mendorong proses pembicaraan dengan Christian Eriksen, Eric Dier, dan Kieran Tripper sebelum dimulainya musim yang baru.

Dengan fakta bahwa saat ini turnamen Piala dunia 2018 akan segera berlangsung, para petinggi Tottenham Hotspur berharap agar kontrak baru tersebut benar-benar bisa rampung sebelum turnamen empat tahunan tersebut dimulai.

Son Heung-min dan Jan Vertonghen kabarnya juga akan mendapatkan kenaikan bayaran.

De Gea Tak Tutup Peluang Gabung Madrid

De Gea Tak Tutup Peluang Gabung Madrid

Penjaga gawang Tim Nasional Spanyol, David De Gea, akhirnya angkat bicara perihal dengan isu transfer yang belakangan ini mengaitkannya dengan Raksasa La Liga Spanyol, Real Madrid. Well, meski faktanya masih terikat kontrak dengan Manchester United saat ini.

De Gea Tak Tutup Peluang Gabung Madrid

Sebagaimana diketahui, David De Gea memang sudah sejak lama dikaitkan dengan Real Madrid. Bahkan kepindahannya menuju Santiago Bernabeu sempat nyaris terealisasikan pada bursa transfer musim panas tahun 15 lalu, namun sayang proses transfer menemui jalan buntu di tahap akhir menyusul keterlambatan dokumen yang diperlukan.

Akhirnya, De Gea sendiri bertahan di Manchester United, dia bahkan menyepakati perpanjangan kontrak dengan raksasa Premier League tersebut. Hanya saja, hal itu tak serta merta membuat De Gea tidak lagi dikaitkan dengan sang juara bertahan Liga Champions Eropa. Isu itu bahkan semakin nyaring terdengar pada musim panas ini.

David de Gea enggan mencoret kemungkinan dirinya kembali ke La Liga Spanyol untuk memperkuat Real Madrid. Kendati begitu, Mantan pemain Atletico Madrid ini mengaku sangat fokus pada ajang Piala Dunia 2018 bersama dengan Tim Nasional Spanyol.

Terkait dengan isu tersebut, akhirnya De Gea angkat bicara, meski tak memungkiri bahwa fokusnya tertuju pada ajang Piala dunia 2018 mendatang bersama dengan tim Nasional Spanyol, namun di satu sisi De Gea mengaku tak menutup kemungkinan apapun di masa mendatang, termasuk kemungkinan merapat ke Real Madrid.

“Sepakbola adalah sepakbola dan seribu hal mungkin terjadi. Tapi saya selalu tenang. Apa pun yang terjadi, saya akan selalu sama. Penting untuk fokus dan tampil 100 persen.” Demikian ujar sang pemain kepada reporter.

Adapun pada ajang Piala dunia 2018 mendatang, Tim Nasional Spanyol tergabung dalam group B bersama dengan Panama, Tunisia dan Portugal.

Barcelona Tidak Bergantung Pada Lionel Messi

Barcelona Tidak Bergantung Pada Lionel Messi

Bintang Argentina, Lionel Messi menegaskan bahwa klubnya, Barcelona sama sekali tidak bergantung pada dirinya saja di setiap pertandingan atau kompetisi, sebagaimana anggapan orang-orang selama ini yang menilai bawa Raksasa catalan adalah tim yang ‘Messi-Dependence’.

Barcelona Tidak Bergantung Pada Lionel Messi

Sebagaimana diketahui, Lionel Messi adalah salah satu pemain yang sangat diandalkan Barcelona, setidaknya dalam satu dekade terakhir. Bintang asal Argentina tersebut selalu mampu hadirkan perbedaan bagi raksasa Catalan di setiap pertandingan penting. Dia telah membantu Barcelona memenangi sejumlah gelar juara seperti empat titel Liga Champions Eropa, dan sejumlah gelar bergengsi lain.

Di Samping itu, Messi juga sudah memenangkan sejumlah gelar pribadi seperti Ballon d’Or, pemain terbaik Eropa, Sepatu emas dan masih banyak lagi. Tak heran jika selama ini, Barcelona dianggap sebagai Messi Dependence. Mereka dianggap terlalu bergantung pada bintang Argentina tersebut. Pasalnya, beberapa kali saat Messi tak bermain, Barcelona kesulitan untuk meraih kemenangan.

Selain itu, saat Messi bermain buruk dalam sebuah pertandingan, Barcelona juga seperti kesulitan meraih kemenangan. Hal tersebut lantas memunculkan anggapan publik bahwa Raksasa Catalan memang benar bergantung pada Lionel Messi. Namun, Messi sendiri membantah anggapan tersebut, karena faktanya Barcelona punya banyak pemain hebat tidak hanya satu.

“Ini gila, [mengatakan] klub terbaik di dunia bergantung hanya pada satu pemain, Jika memang begitu, berarti ada sesuatu yang salah karena Barcelona memiliki [terlalu banyak] pemain hebat untuk mengatakan mereka bergantung hanya pada satu pemain.”

“Kita bicara soal pemain level atas, yang terbaik di dunia, dan sungguh gila mengatakan Barcelona memiliki ‘Messi-dependence’.” Kata Messi kepada reporter.

Musim kemarin, Messi turut membantu Barcelona memenangkan trofi La Liga Spanyol dan Copa Del Rey.

Guardiola Pastikan Tak Lagi Tangani Barcelona

Guardiola Pastikan Tak Lagi Tangani Barcelona

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, angkat bicara mengenai kemungkinan kepulangannya menuju sang mantan klub Barcelona. Ditegaskan juru taktik asal Spanyol tersebut bahwa dia tidak akan kembali ke Camp Nou karena periodenya disana benar-benar berakhir.

Guardiola Pastikan Tak Lagi Tangani Barcelona

Seperti diketahui, Barcelona memang sempat jadi periode sukses Pep Guardiola di masa lalu, tepatnya pada periode 2008 hingga 2012. Sosok yang juga merupakan mantan pemain Raksasa Catalan tersebut berhasil membawa Barcelona meraih dua trofi Liga Champions Eropa, dan sejumlah trofi lainnya, dengan Treble Winner di musim pertamanya sebagai pencapaian terbaik.

Pada tahun 2012, pep meninggalkan Barcelona dan memutuskan untuk beristirahat selama semusim sebelum kemudian menangani bayern Munchen. Setelah tiga musim menukangi Bayern, Guardiola lantas hijrah ke Premier League pada tahun 2016 lalu untuk menangani Manchester City. Musim kemarin dia berhasil antarkan Citizen raih trofi Premier LEague dan Piala Liga.

Ada kabar yang mengklaim bahwa Guardiola masih berpeluang kembali ke Camp Nou di masa mendatang untuk kembali menangani Barcelona. Namun, pelatih asal Spanyol tersebut membantah klaim itu, dan menegaskan bahwa Periodenya di Barcelona memang benar-benar telah berakhir.

“Sebagai pelatih Barcelona, kisah saya sudah selesai, Saya tak lagi sama [seperti sebelumnya] atau bahkan mereka juga tak akan memandang saya dengan cara yang sama. Ketika itu saya masih berada di usia yang fantastis ketika meraih segalanya.”

“Kami meraih segudang prestasi bersama dengan beberapa pemain luar biasa, presiden muda [Joan Laporta], Txiki [Begiristain]. Generasi pemain waktu itu brutal dan ada pemain terbaik di dunia [Lionel Messi]. Para bintang berdiri sejajar.” ujarnya kepada TV3.

Guardiola sendiri baru-baru ini resmi memperpanjang kontraknya di Manchester City sampai tahun 2020 mendatang.